Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

PoTo - PoToNan

Photo AlbumDec 10, '09 10:44 AM
for everyone


Masyarakat Indonesia tak ubahnya seperti masyarakat Asia lainnya, yaitu mempunyai kesamaan dalam hal kegemaran BELANJA, apalagi masyarakat Indonesia cukup dikenal sebagai Miss & Mister Jinjing paling royal,  bahkan julukan tersebut sudah cukup terkenal di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Thailand hingga Hongkong.


Sedangkan apabila ditengok di dalam negeri, mulai dari Pasar Tanah Abang hingga Grand Indonesia atau mulai dari ITC Cempaka Mas hingga Mall of Indonesia atau mulai dari Pasar Cipulir hingga Pondok Indah Mall maka bisa dilihat bahwa keberadaan pasar dan “pasar” tersebut selalu saja ramai dengan aktivitas transaksi jual dan beli mulai dari pagi sampai tengah malam! Shop till you drop-lah! Bahkan sampe bunuh diri pun memilih Mall … Oh Indonesia!=D

 

Selain pemandangan rutin mall, itc, atau pasar yang tak kenal lelah memberikan jinjingan trendy bagi masyarakat, masih ada pameran, pasar kaget hingga festival yang selalu diburu oleh pembeli. Mereka berduyun-duyun, saling desak-desakan, dan tentu membuat macet jalanan

 

Sebenarnya apabila masyarakat yang doyan belanja tersebut bisa “dimanfaatkan” lebih maksimal, bisa menciptakan sebuah komoditas pariwisata baru  yakni wisata belanja seperti yang telah dikembangkan Pemerintah Thailand dengan Chatuchak Weekend Market dan Suan Lum Night Bazzar-nya.

 

Mari kita tengok Pasar Chatuchak … Mari belajar bergerak ala Pasar Chatuchak!

 

@@@@@@

 

Sedikit tentang Chatuchak

 

Chatuchak Market merupakan pasar akhir pekan yang digelar hanya setiap sabtu dan minggu di pinggiran kota Bangkok. Sebenarnya keberadaan pasar ini tak ubahnya pasar-pasar inpres di Indonesia, bahkan kalo boleh dibilang bangunan Pasar Tanah Abang Blok A itu jauh lebih megang jika dibanding dengan bangunan Pasar Chatuchak yang hanya berupa los-los berjejer saja.

 

Namun, dengan segala infrastruktur pendukung, keunikan, keberagaman produk yang dijual, keamanan serta promosi yang dilakukan Pemerintah Thailand ternyata sanggup menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berbelanja di akhir pekan di Chatuchak Weekend Market.

 

Chatuchak Market sepertinya memang telah dikonsepkan tidak hanya sebagai pasar oleh-oleh bagi wisatawan mancanegara saja, namun juga sebagai pasar murah bagi masyarakat lokal, sehingga tidak heran jika banyak penduduk Thai yang ikut menyemarakkan Chatuchak Market.

 

@@@@@@

 

Keberagaman produk

 

Keberagaman produk yang dijual mungkin sebagai salah satu alasan mengapa penduduk lokal pun ikut berbelanja di akhir pekan. Pasar Chatuchak tidak hanya menjual produk garmen seperti Pasar Tanah Abang Blok A yang terkenal dari Asia hingga Afrika itu. Selain produk garment (segala macam rupa jenis pakaian), terdapat pula sepatu, sandal., tas, barang kerajinan khas Thailand, pernak-pernik Thailand yang lucu-lucu, lukisan, tanaman, sampai binatang peliharaan. Saya bilang lengkap jika hanya untuk sekedar mencari kenang-kenangan khas Thailand atau sekedar buah tangan!

 

Apabila, produk garment di Pasar Tanah Abang terkesan monoton dan  kurang trendy, maka berbeda dengan produk garment yang dijual di Chatuchak. Selain kaos-kaos bertuliskan Thailand dengan segala macam desain, mulai dari yang pasaran hingga yang rada ekslusif seperti home made pun tersedia, terdapat pula kaos dengan tulisan lucu-lucu, kaos soulmate (saya ke sana awal tahun 2009, sedang di Jakarta booming- nya belum begitu lama), baju sutra khas Thailand segala macam bentuk, hingga baju-baju anak yang sangat menggoda. Satu hal yang membuat semua barang tersebut menggoda untuk dibeli adalah harganya yang cukup MURAH, misalkan sepotong kaos warna putih cotton bertuliskan Thailand dengan gambar latar belakang Grand Palace ditawarkan dengan harga 100 Baht saja (kalau beruntung malah bisa dapat harga di bawah itu) atau sebesar Rp. 30.000 saja (kurs 300).

 

Selain itu, keberagaman produk yang dijual semakin lengkap karena segala macam barang kerajinan khas Thailand yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh tersaji di sana. Tinggal pilih, tinggal tawar! Kalau di Indonesia mungkin seperti di Maliboro lah, namun barang-barang di Chatuchak lebih variatif dna unik, mulai dari gantungan kunci, pensil, patung budha, tempelan kulkas, kipas, hiasan dinding, boneka gajah, dompet kecil, dll. Puas deh milihnya!!

 

Nah, apabila telah puas memilih barang, maka tidak usah bingung mencari makanan. Di dalam Pasar ini juga terdapat foodcourt hingga warung tenda, berbagai macam menu makanan ditawarkan, termasuk menu makanan halal.

 

@@@@@

 

Kesiapan Infrastruktur

 

Kesiapan Chatuchak menyambut kedatangan sebenarnya dapat dilihat dari mudahnya akses menuju pasar. Jaringan MRT (kereta bawa tanah) dan BTS (skytrain) telah menjangkau pasar, bahkan jika menuju pasar menggunakan MRT maka kita akan keluar dari dalam tanah langsung disambut oleh keriuhan Pasar Chatuchak.  Selain itu, tentu saja kita dapat menggunakan moda transportasi yang lain yaitu bus ataupun tuk-tuk.

 

Selain kesiapan akses transportasi, penataan pasar pun cukup dibilang bagus karena ada pembagian blok-blok sesuai dengan barang yang dijual. So, gak bakal ada cerita ketika lagi milih baju tiba-tiba ada hamster loncat ke arah kita. Hihihihi.

 

Karena cukup luasnya Pasar Chatuchak, pihak pengelola cukup cerdik dengan membangun sebuah tugu tinggi untuk meeting point sehingga bisa dijadikan tempat untuk  pertemuan jika ada yang tercecer, hihi, selain itu pula polisi sering berpatroli kok! Aman deh!! No preman!! No copet … -eh yang copet ini gak jamin deh!- huahhaha.

 

Dengan segala fasilitas tersebut maka belanja pun dapat lebih nyaman meskipun tetap saja gerah. Ya .. namanya juga pasar!!

 

@@@@@

 

Bagaimana dengan Indonesia?

 

Dengan segala keanekaragaman budaya dan beranekarupa jenis kuliner yang dimiliki Indonesia serta didukung hobi masyarakatnya yang lapar mata, seharusnya kombinasi tersebut bisa diolah dengan padu menjadi sebuah komoditas wisata belanja apabila pemerintah melihat prospek yang cukup besar yang sebenarnya telah dimiliki.

 

Keberadaan Sunday Market di Pasar Seni Ancol sepertinya belum terlalu berhasil menggaet wisatawan mancanegara, bahkan wisatawan lokal seperti saya (meskipun saya pernah ke sana, namun salah informasi, hihhi).

 

Melihat betapa riuhnya Pasar Tanah Abang yang menunjukan bahwa geliat perekonomian cukup tinggi serta belajar dari kesuksesan Pasar Chatuchak yang telah menjadi ikon Thailand seharusnya Pemerintah Indonesia Indonesia tanggap akan potensi yang dimiliki oleh bangsa ini.

 

Apalagi event tahunan PRJ yang tentu saja menjadi salah satu tujuan wisata yang dijual Jakarta cukup nendang, saya pun lantas berpikir mengapa PRJ (atau tempat lain, misalnya Taman Mini) tidak disulap dan dibuat konsep weekend market seperti layaknya Chatuchak??

 

Chatuchak Market juga hanya buka sabtu dan minggu saja, selebihnya pasar tersebut sepi hanya tersisa kios-kiosnya saja. Pemerintah Thailand sepertinya memang membuat Chatuchak rada eksklusif jika dibanding Sun Luam Night Bazzar yang buka setiap malam sehingga banyak wisatawan penasaran ingin merasakan sensasi belanja yang lain di Pasar Chatuchak bukan belanja ngadem di mall-mall mewah semacam Siam Parago atau pusat perbelanjaan semacam ITC di Pratunam.

 

Melihat prospek ke depan yang cukup bagus, serta kondisi masyarakat Indonesia yang demen belanja, apalagi jika Pemerintah Indonesia bisa menggandeng UKM, home industry, seniman-seniman daerah, pengrajin hingga pedagang-pedagang makanan khas dari seluruh Indonesia  maka bisa jadi bakalan ada weekend market di Jakarta yang bisa jadi lebih menarik dibandingkan keberadaan Chatuchak yang telah dikenal luas di dunia.

 

Karena seperti kata Enno Lerian, mau cari makanan padang ada, mau makan gudeg pun tak perlu terbang ke Jogja, es palu buntung ready, brownies amanda? roti unyil? roti cane? apa lagi yang gak bisa ditemuin jika ada Weekend Market Nusantara??

 

Segala macam produk kerajinan dari Sabang hingga Merauke pun pastinya terpampang dengan manis dan harga miring tanpa perlu menunggu pameran budaya nasional setahun sekali. Belum lagi, segala macam produk garmen, mulai batik tradisional tiap daerah ataupun kain-kain tradisional yang sungguh eksotis itu. Tak lupa pula oleh-oleh khas Jakarta dong karen saya selalu  kesulitan jika mencari oleh-oleh unik dari Jakarta selain kaos!

 

Mimpi gak ya?

Hmmmm

 

Mari…Indonesia Pasti Bisa!! Indonesia Bergerak, Grakkk!!

 

 

 

 



chatuchak
 2 Comments 

kaos unik
  

kios tenda
  

sandal warna warni
  

pernak pernik
 2 Comments 

lukisan
  

leo group^^
  

kios tenda
  

kios kios
  

kios baju
  

melayani pembeli
 4 Comments 

riuh
  

penjual mainan
  

action figure unik
  

penjual kemoceng
 3 Comments 

pedagang kosmetik
  

penuhhhh
  

pasar bgt
  

petugas kebersihan
  

mari kakak!! =p
 2 Comments 

panas
  

meeting point
  

meeting point
  

meeting point
  

trenz di meeting point
  

mari makan!!! nyammm
 9 Comments 

koki cilik
  

makan!!!
  

halal
  

blok tanaman
  

kios
  

MRT station
  

kantor polisi
  

taman di samping chatuchak
 2 Comments 

jalanan di depan chatuchak
  

view dr BTS Station
  

taman
  

halte bus
  

P1020637.JPG
  

naik bus
  

macet
  

parkiran mobil
 2 Comments 


49 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bambangpriantono wrote on Dec 11, '09
Hmm..cocok untuk wisata belanja yang hemat..

*Hilangkan citra Mr dan Miss Jinjing*
rifatworld wrote on Dec 11, '09
Di dalam Pasar ini juga terdapat foodcourt hingga warung tenda, berbagai macam menu makanan ditawarkan
gw milih puasa aja deh om saparrr!!
kaga tega gw makan disana...huhhu..
atau cari rumah makan padang saja...wkwkwk :-p
israkiyah wrote on Dec 11, '09
nice info..
mari dukung sapar jadi menteri perindustrian,,apa perdagangan,,apa pariwisata yakkk..hahhaha
amoebasterix wrote on Dec 11, '09
hmmm... gak ada bedanya sama pasar di sini deh...
israkiyah wrote on Dec 11, '09
wkakakakaa,,like this :D
amoebasterix wrote on Dec 11, '09
itu apa aja??
manisan yah???
israkiyah wrote on Dec 11, '09
serius ada BANG* disana nang??
amoebasterix wrote on Dec 11, '09
kecap bangonya bawa di jkt juga??
amoebasterix wrote on Dec 11, '09
secara keseluruhan, gw lebih tertarik sama tulisan lo ketimbang foto²nya...
karena setelah gw liat, keadaannya sama aja kaya disini, cuma konsepnya yang beda...
klo disitu, semua tumplek plek jadi satu... klo disini masih mencar²...
rifatworld wrote on Dec 11, '09
kecap bangonya bawa di jkt juga??
jiahhhhh...
niat ya bawa kecap dari jakarta, sekalin bawa sambel ABC juga?
wkwkwk :-p
dansapar wrote on Dec 11, '09
Hmm..cocok untuk wisata belanja yang hemat..

*Hilangkan citra Mr dan Miss Jinjing*
betul, om
tapi klo g bisa nawar sih bakal dapat harga yg tertera di kios2nya
harus bisa nawar pokoknya^^
hihihihihihi

apalagi klo bisa bahasa thai pasti lbh gampang^^
israkiyah wrote on Dec 11, '09
ni kayak jualan manisan d pasar petisah medan,, :D
dansapar wrote on Dec 11, '09
gw milih puasa aja deh om saparrr!!
kaga tega gw makan disana...huhhu..
atau cari rumah makan padang saja...wkwkwk :-p
eh kmrin g nemu warung padang sih
emang baru nemu warung makan enak tuh sekali doank
ada di foodcourt bandara
lainnya gak nendang! enakan di sini=)
huahahahahhahaa
dansapar wrote on Dec 11, '09
nice info..
mari dukung sapar jadi menteri perindustrian,,apa perdagangan,,apa pariwisata yakkk..hahhaha
pilih saya ya ...
pilih saya ya ...

=D

menteri pariwisata saja^^
atau tariklah saya ke dep. pariwisata dan budaya itu
huahahahhaaa
dansapar wrote on Dec 11, '09
hmmm... gak ada bedanya sama pasar di sini deh...
yaps sebenernya kagak ada bedanya dengan pasar rumput
hihihihihi
dansapar wrote on Dec 11, '09
wkakakakaa,,like this :D
hahahaha
ternyata mereka masih make kemoceng jg^^
dansapar wrote on Dec 11, '09
itu apa aja??
manisan yah???
semacam manisan kalo g salah
atau es buah ya ...
huahhahahaha
rifatworld wrote on Dec 11, '09
bulu-bulunya lebih tebel kek nya...

wkwkwkk :-p
dansapar wrote on Dec 11, '09
serius ada BANG* disana nang??
bawa dari jakarta
wwkkwkwkwkwk

dansapar wrote on Dec 11, '09
kecap bangonya bawa di jkt juga??
yoi...
kecap bango nya bisa lolos pemeriksaan di bandara
termasuk makanan2 kecilnya
=p
dansapar wrote on Dec 11, '09
secara keseluruhan, gw lebih tertarik sama tulisan lo ketimbang foto²nya...
karena setelah gw liat, keadaannya sama aja kaya disini, cuma konsepnya yang beda...
klo disitu, semua tumplek plek jadi satu... klo disini masih mencar²...
betul...sebenernya kagak jauh beda dengan pasar di sini
mereka lbh terkonsep saja utk bikin weekend market yg kayak supermarket, semua barang ada, klo pas weekdays mungkin mereka juga tetep jualan di pasar ato malah kerja kantoran ...

hihihihihi
dansapar wrote on Dec 11, '09
jiahhhhh...
niat ya bawa kecap dari jakarta, sekalin bawa sambel ABC juga?
wkwkwk :-p
maklum lidah jawa
gak bisa lepas dari kecap
hihihihihihi
amoebasterix wrote on Dec 11, '09
yoi...
kecap bango nya bisa lolos pemeriksaan di bandara
termasuk makanan2 kecilnya
=p
dasar orang jawa..
gak bisa makan tanpa kecap...!!!

*gw juga gitu soalnya*
walopun makananya kurang enak, tp klo ditambahin kecap jadi enak
apalagi klo pada dasarnya udah enak... makin mantap!
dansapar wrote on Dec 11, '09
ni kayak jualan manisan d pasar petisah medan,, :D
yg jualan jgn2 masih sodara-an
hahahahaha
israkiyah wrote on Dec 11, '09
iya kali yah,,soalnya di medan kan pusatnya segala manisan itu,,lebih variatif dr pada yg difoto itu
moestoain wrote on Dec 11, '09
kapan ya bis ke thailand hehehe




SABUDI (sastra budaya indonesia)
mari kita jaga bersama!
dansapar wrote on Dec 11, '09
dasar orang jawa..
gak bisa makan tanpa kecap...!!!

*gw juga gitu soalnya*
walopun makananya kurang enak, tp klo ditambahin kecap jadi enak
apalagi klo pada dasarnya udah enak... makin mantap!
huahahhahahaa
ternyata sami mawon

gue sering diledekin nih klo soal makanan
krn selalu saja nyari kecap
maklum orang manis makannya jg yg manis2
iya toh
manteb toh
hihihihihiihihi
dansapar wrote on Dec 11, '09
iya kali yah,,soalnya di medan kan pusatnya segala manisan itu,,lebih variatif dr pada yg difoto itu
sebenernya chatuchak ini bener2 smua pasar di gabungin jd satu deh krn beragamnya produk yg dijual

jd sebenernya g terlalu spesial sih
hihihihihi
dansapar wrote on Dec 11, '09
kapan ya bis ke thailand hehehe
tunggu tiket promo mas
kmrin saya jg make tiket promo
hehehehhe
moestoain wrote on Dec 11, '09
tunggu tiket promo mas
kmrin saya jg make tiket promo
hehehehhe
maksudnya tiket promo gimana mas? ga mudeng hehe





SABUDI (sastra budaya indonesia)
mari kita jaga bersama!
sakurastan wrote on Dec 11, '09
jadi dikau belanja apa aja pak?
duabadai wrote on Dec 11, '09
gw juga suka banget belanja oleh2 di sana, kaosnya bagus2 & murah2 :)
fybrine wrote on Dec 11, '09
suasananya seperti acara bazar..... atau festival kemang... :)
fybrine wrote on Dec 11, '09
jembatan penyebrangannya unik seperti tempurung kura2...
fybrine wrote on Dec 11, '09
macetnya sama seperti jakarta ya?.... :)
julivanto wrote on Dec 11, '09
wahhh.,enak ya bisa jalan2 sambil kerja ke luar negeri..mupeengg..hehehe
julivanto wrote on Dec 11, '09
wahhh.,enak ya bisa jalan2 sambil kerja ke luar negeri..mupeengg..hehehe
rifatworld wrote on Dec 11, '09
hahaha...
emang mereka manggil kakak?
serasa di outlet2 G*ord*no...wkwkwk :-p
pukul rata semua dipanggil kakak *sigh*
dansapar wrote on Dec 13, '09
maksudnya tiket promo gimana mas? ga mudeng hehe
penawaran diskon dari maskapai2 gitu, mas^^
dansapar wrote on Dec 13, '09
jadi dikau belanja apa aja pak?
beli gantungan kunci
boneka gajah
pensil
tempelan kulkas
tas

hihihihi
dansapar wrote on Dec 13, '09
gw juga suka banget belanja oleh2 di sana, kaosnya bagus2 & murah2 :)
tapi yg kaos thailand yg dibandrol 100 baht itu
leboh murah di sun luam night bazzar, di
harganya bisa 70-80 baht saja^^
hihihihihi
dansapar wrote on Dec 13, '09
fybrine said
suasananya seperti acara bazar..... atau festival kemang... :)
betul, mbak
gk beda kayak festival2 di sini ..
hihihhi
dansapar wrote on Dec 13, '09
fybrine said
jembatan penyebrangannya unik seperti tempurung kura2...
hahahhaaa
betul3
dansapar wrote on Dec 13, '09
fybrine said
macetnya sama seperti jakarta ya?.... :)
yaps
sama
apalagi pas weekdays
trus pas jam ngantor
maceeetttt gilllaaaa
dansapar wrote on Dec 13, '09
wahhh.,enak ya bisa jalan2 sambil kerja ke luar negeri..mupeengg..hehehe
yihaaaa
ini gak kerja kok, vagha
backpackeran
liburna gituuu
=D
dansapar wrote on Dec 13, '09
hahaha...
emang mereka manggil kakak?
serasa di outlet2 G*ord*no...wkwkwk :-p
pukul rata semua dipanggil kakak *sigh*
huwakakakaak
soalnya mereka jg nawar2in gitu
mgkin klo diterjemahin bilangnya gitu
hahahahaa
syifarah wrote on Apr 27, '10
ngiri ...mupeng...sapar dolan2 teyus kmn2....
btw jadi ngayal Indonesia punya pasar kek gitu.....*siap2 tabungan terkuras hehe*
dansapar wrote on Apr 28, '10
ngiri ...mupeng...sapar dolan2 teyus kmn2....
btw jadi ngayal Indonesia punya pasar kek gitu.....*siap2 tabungan terkuras hehe*
ini liburan tahun 2009 lalu kok
;D
cieneu wrote on May 12, '11
waaahh, bukannya ada aturan ga boleh bawa cairan lebih dari 100ml yah? kok iso lepas dari pemeriksaan tu kecap?? hahahaha :))
Add a Comment