Salah satu tempat wisata klasik yang sudah cuku dikenal di Kota Klaten adalah Pemancingan Janti di Kecamatan Polanharjo. Pemancingan Janti sudah sejak lama menjadi alternatif bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya (Solo, Jogja, Boyolali, Sukoharjo) untuk berwisata, mulai dari menghabiskan waktu di akhir pekan, reuni, arisan, pertemuan keluarga, atau sekedar ingin mancing saja.Ono Opo Nang Kono?Pemancingan Janti terletak di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo dan merupakan salah satu Desa Wisata di Kota Klaten. Di kampung ini bisa Anda bisa menemukan rumah-rumah penduduk yang "disulap" menjadi rumah makan lengkap dengan arena pemancingan, bahkan di beberapa pemancingan yang cukup besar terdapat kolam renang dan fasilitas bermain anak-anak.
 Karena memang berkonsep tempat jajan, maka pergi ke Janti memang tak bisa dipisahkan dengan wisata kuliner. Menu makanan yang ditawarkan di setiap rumah (pemancingan) tentu saja berhubungan dengan ikan air tawar, mulai dari kakap, bawal, lele hingga gurame baik yang dimasak dengan digoreng maupun di bakar. Keistimewaan dari makanan tersebut tentu saja berada pada kesegaran ikan yang dimasak, karena ikan-ikan yang dimasak tersebut diambil langsung dari kolam-kolam langsung. Selain bisa menikmati kegiatan memancing dan berwisata kuliner, di Desa Janti juga menawarkan keasrian desa yang begitu hijau dengan hamparan persawahan maupun bunyi gemericik sungai. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat umbul (mata air) yang bisa dijadikan tempat berenang atau sekedar bermain air yang tentu saja sensasi yang didapatkan berbeda jika berenang di kolam renang.  Piye Carane Mrono?Pemancingan ini berjarak cukup jauh dari pusat kota Klaten ke arah utara. Apabila berangkat dari Kota Klaten, Anda cukup mengarahkan kendaraan ke arah GOR lalu menyusuri jalan antar kecamatan menuju Karanganom lalu Polanharjo. Kondisi jalanan terbilang cukup bagus dan cukup lebar. Sedangkan apabila berangkat dari Solo, maka jarak tempuh dari jalan utama Jogja - Solo pun tidak begitu jauh, Anda bisa membelokkan kendaraan sesuai dengan papan petunjuk di sekitar Delanggu untuk menuju ke arah Pemancingan Janti/Pemandingan Cokro/Polanharjo yang merupakan satu kawasan wisata. Kendaraan umum yang mencapai Janti berupa bus sedang maupun angkutan desa dengan jam operasi sampai pukul 3/4.Banyune BeningKawasan Polanharjo terkenal dengan kawasan yang hijau dan banyak memiliki sumber mata air alami (umbul) sehingga tidak heran air yang mengalir di sungai pun kadang begitu jernih. Keberadaan sumber mata air jernih itulah yang juga telah membuat Aqua Danone "mengambil" air di kawasan ini (dalam kemasan botolnya tertulis Mata Air Sigedang, Klaten), meskipun banyak pula yang mengkritisi "pengambilan" air tersebut.Di samping itu, keberadaan sumber mata air di Kawasan ini pun tentu saja mempunyai andil bagi produksi pertanian di Kabupaten Klaten, apalagi Kecamatan Polanharjo ini berbatasan dengan Kecamatan Delanggu yang terkenal dengan berasnya itu.@@@
Potensi yang cukup besar di Desa Janti dan sekitarnya tersebut semoga dikembangkan secara maksimal oleh petinggi-petinggi di Kota Klaten karena begitu sayang jika potensi yang telah ada tersebut di sia-siakan, namun tentu saja dalam pengembangannya harus memperhatikan AMDAL sehingga generasi mendatang masih bisa merasakan kesegaran dan kejernihan air di kawasan ini. Semoga! *notes: foto2 Djanti diambil di Pemancingan 100 (setiap rumah/pemancingan diberi nomer2 tertentu untuk memberi semacam merk -mirip bakpia itu ya-, hihhihihi) pas liburan kemarin bersama Bu Tac dan temennya Bu Tac yang datang dari Surabaya.
 | itu awan yah....? cakep banget sih..... |
 | betul pdhal jika 2 gunung itu (merapi dan merbabu) tidak tertutup mendung bakal terlihat pemandangan yg menakjubkan krn mereka berdua bersanding layaknya pengantin
hihihihihi
|
 | Terakhir ke sana kapan ya, udah lamaaaa kayaknya, mungkin tingkat 1 kuliah. Favoritnya sih rame-rame sama keluarga dari Jakarta. |
 | wuih isinya jalan2 terus dech kl di blognya mas sapar benar orang yg hobi jalan2 hehehe
SABUDI (sastra budaya indonesia) mari kita jaga bersama! |
 | ratu boko, prambanan, makam sunan bayat, makam sunan gribig, deles indah, musium gula, apalagi yak...  ratu boko keknya uda masuk jogja deh klo prambanan mgkn masih bisa diperdebatkan klo candi sewu nya sepertinya klaten deh
trus ada -candi plaosan dan candi sari -industri2 kecil jg banyak (genteng, batik, kain lurik, meubeul) -festival2 kebudayaan (yaqowiyu alias saparan) -bekas pabrik karung goni, gedung pabrik gula, (bangunan2 tua) -umbul2 (mata air: pluneng,susuhan,dll -wisata kuliner -kawasan wisata ponggok -masjid tua sunan kalijaga di cawas (pernah masuk tv-msh bingung letaknya di mana-)
apa lagi ya^^
|
 | berlebihan gak sih ngoldig persawahan hijau dan awan2 itu? contrast banget! -apa cuma di laptop jadulku aja yak- |
 | aku malah durung mrono mas padahal wes sering denger tuh tempate |
 | ga nyesel pokoknya...... ayo kabeh serbuu klaten.... |
| |