 "Kepuasan itu sepertinya tak ada batasnya ..."
Kepuasan tanpa batas itu ada di dalam seni, menurut saya, sehingga tak mengherankan jika seorang seniman yang telah berkarya dengan luar biasa, masih tersimpan semangat untuk berkarya lebih luar biasa lagi dengan menciptakan karya-karya baru yang mungkin lebih nyentrik, sensasional, inovatif, bahkan gila!
@@@
Sebelumnya saya tak pernah tahu tema taping Kick Andy minggu ini tentang prestasi yang membanggakan dalam berkesenian. Togar, teman yang mengajak saya "syuting" sempat ketakutan karena ketika datang di Metro TV lebih banyak terlihat wajah paruh bayah dibandingkan wajah-wajah klimis dan manis seperti saya ini. Hihihi.
Meskipun saya pun sedikit mendapat info dari teman saya, Jia, dari facebook bahwa dia akan menemani ayahnya ke Kick Andy karena ayah Jia kan menjadi narasumber sehubungan dengan prestasi beliau dalam melukis lukisan-lukisan mini.
Selebihnya saya tidak tahu sebenarnya Kick Andy mau ngobrolin tema apa. Hmm...Tak penting pula karena saya kan lebih heboh "syuting" dibandingkan dengan mikirin tema apa yang diangkat dalam episode kali ini. Haha.
@@@
Setelah Kick Andy mulai taping, saya pun mengetahui bahwa tema kali ini berhubungan dengan prestasi-prestasi membanggakan di bidang seni. WOW ... Kalau bahasa facebook, "Like This!".
Narasumber pertama adalah seorang penari bernama Martinus Miroto, merupakan koreografer pertama Indonesia yang menciptakan dan mementaskan Tari Tunggal dengan 5 Topeng di berbagai festival internasional di lima benua. Setelah ada pembukaan dari PM Toh, tiba-tiba masuk seorang penari yang awalnya terlihat memakai 3 topeng, namun tiba-tiba penari tersebut duduk di lantai dan menaikkan dua kaki, seperti akan memulai sit up, WOW ternyata di kedua kakinya yang terlihat seperti sandal itu ternyata juga topeng!!! Menggilakan ... Menakjubkan!
Setelah Bung Andy berbincang dengan Martinus Miroto, tersingkaplah makna filosofi dari tari lima topeng tersebut. Dalam ilmu Jawa terdapat sebuah istilah "papat kiblat limo pancer". Yang berarti bahwa yang empat adalah nafsu dan pancer adalah diri kita, jadi bagaimana kita bertindak dalam kehidupan sehari-hari, menuruti nafsu yang mana, namun tetap harus hati-hati menggunakan keempat nafsu, karena keempat nafsu itu ada keburukan dan kebaikannya, harus sesuai dengan suasana dan tempat dan diri kita harus menyeimbangkannya.
Tak kalah hebatnya dengan Tari Lima Topeng, Martinus Miroto kembali menyuguhkan tarian kedua untuk menutup segmen pertama dengan Tari Topeng Penumbra. Disini Miroto menari dengan sebuah topeng dengan gerakan-gerakan yang aneh namun begitu indah, bisa pelan dan halus serta lembut, namun tiba-tiba mendadak berubah menjadi gagah, grusah-grusuh, ketakutan, hingga terlihat begitu liar, lalu tiba-tiba bisa berubah menjadi sosok yang centil dan menggoda. tari topeng penumbra ini menggambarkan tentang seorang diri manusia dengan wajah asli dengan berbagai sifat karakter, dimana bisa digambarkan sebagai sosok kesepian, sosok yang ketakutan, atau bahkan sosok yang menjijikkan. Namun kadang-kadang, seorang diri manusia tersebut terlihat lebih senang melihat dirinya sendiri ketika memakai topeng, yakni bisa digambarkan dengan kepura-puraan dengan berbagai karakter yang bisa jadi berupa sosok yang baik, manis serta anggun.
Sebuah mahakarya yang membuat saya tak ingin mengedipkan mata padahal baru narasumber pertama!!
@@@
Selama break saya berbicara dengan teman saya Togar dan mengucapkan terima kasih karena telah mengajak saya untuk menyaksikan Kick Andy secara langsung dengan tema yang ternyata sangat nge-kick bangget!!
Narasumber yang kedua adalah dua orang laki-laki yang sama-sama mempunyai prestasi yang menakjubkan dan salah satunya adalah ayah dari teman saya tadi. Mereka adalah Deddy Effendie dan Adri Sandra.
Deddy Effendie adalah seorang pelukis yang berkarya dengan lukisan-lukisan super mini. Lukisan terkecilnya berukuran 0,4 mm x 0,45 mm yang menggambarkan seekor kucing sedang makan tikus dengan mulut yang berdarah-darah dan ekor tikus yang masih menjuntai di mulut kucing, begitu menurut pengakuan beliau. Apakah anda percaya? Hahaha. Saya sendiri masih ingin membuktikannya dengan menggunakan kaca pembesar^^.
Berawal dari obrolan dengan temannya yang ingin membuat patung terbesar, Deddy Effendie lantas berseloroh ingin membuat lukisan-lukisan berukuran kecil saja. Lukisan-lukisan yang dibuat oleh beliau tidak langsung berukuran super mini, namun dimulai dari menurunkan ukuran normal sebuah lukisan kemudian menurun dan mengecil hingga berukuran super mini tersebut.
Meskipun terlihat aneh karena lukisan-lukisan tersebut perlu menggunakan alat bantu untuk melihatnya, namun kreativitas yang ditunjukkan oleh Bapak Deddy sungguh menakjubkan, karena pembuatan sebuah lukisan mini tentunya perlu kejelian khusus.
Seru!! Dan lebih serunya lagi, Bapak Deddy Effendie memberikan sebuah buku untuk dibagikan kepada penonton Kick Andy. Asiiikk!! Namun karena jumlah penonton yang banyak dan buku beliau terbatas maka terdapat buku berjudul Nyonya Perca yang bukan lain karya Jia Effendie yang turut serta dibagikan kepada penonton. [Jiaaa ... kemarin ngacir duluan yak, padahal kan mau minta tanda tangan dan foto bareng^^].
@@@
Berbeda dengan Deddy Effendie yang melukis dengan media yang super mini, narasumber berikutnya adalah seorang penyair bernama Adri Sandra yang telah tiga kali membuat rekor MURI di bidang sastra. Selain telah menulis puisi terpanjang dan pantun terpanjang, beliau telah berhasil pula meraih penghargaan Muri sebagai Penulis Buku Syair Terpanjang, yakni 1.550 bait, setebal 260 halaman, dengan judul Hasan dan Fatimah. (sumber: kompas).
WOW!!! Pegal-pegal deh tangannya^^.
Menulis panjang-panjangan terkesan gampang, seperti ketika tugas membuat artikel saat kuliah yang bisa berlembar-lembar halaman folio, namun menulis pantun ataupun syair tentu saja mempunyai tingkat kesulitan tersendiri, karena dalam menulis pantun ataupun syair terdapat pakem-pakem yang harus diikuti, seperti dalam pantun harus bersajak a-b-a-b serta baris pertama dan baris kedua merupakan sampiran sedang baris ketiga dan keempatnya baru menyampaikan isi dari pantun. Begitu pula dengan menulis syair. Sedangkan menulis puisi sepanjang jalan kenangan sepertinya gampring, tapi jangan salah, ternyata menulis puisi itu tidak asal menuliskan "ketika matahari membuka matanya dan menyampaikan cinta kepada dedaunan bla ... bla ... bla", namun ternyata penulisan puisi tersebut harus memberikan makna metaforis atau pengkiasan sepanjang awal puisi hingga akhir puisi, bukan memberikan kalimat-kalimat nyata layaknya prosa. Wedew ... Sulit bukan?
@@@
Sesaat setelah break segmen Bapak Deddie Effendie dan Bapak Adri Sandra, masuklah seorang pria dengan membawa sebuah gitar yang sepertinya familiar, saya pun menebak-nebak, sepertinya Jubing Kristianto. Ternyata tebakan saya tidak meleset!
Becak Fantasy membuka segmen dengan berikutnya. Takjub. Terkagum-kagum. Terheru. Tertawa. Tersepona. Bengong. Duh bagaimana ya kalo wajah cengok itu muncul di TV. Haha!
Gokil. Nge-kick abis! Mangstab!! Selama ini saya hanya bisa mendengarkan Becak Fantasy di winamp saya, lalu secara tak terduga bisa melihat aksi kelihaian tangan sang master secara live. WOW!!
Jubing Kristianto yang berpendidikan formal kriminologi dan pernah menjadi wartawan, akhirnya menemukan "lentera jiwa" nya dan terjun ke dunia yang disenanginya, yaitu musik dengan total. Jubing Kristanto juga merupakan salah satu orang mendapat penghargaan Muri yaitu sebagai Gitaris Indonesia Pertama yang menyebarkan komposisi dan aransemen gitar pribadi secara gratis di situs internet.
Saya benar-benar kagum karena untuk genjreng "anugerah terindah yang pernah ku miliki" milik So7 saja tak pernah bisa berjalan dengan mulus dan malah jari-jari memerah, sedangkan lagu yang lain saya tak bisa! Hahaha.
Malam itu total tiga lagu dimainkan oleh Jubing. Semua penonton terlihat terpana dan tersepona. Sedangkan saya berkomat-kamit agar Kick Andy membagikan CD album jubing secara gratis kepada semua penonton! Huahaha. Ternyata sampai akhir acara, komat-kamit saya itu tidak pernah membuahkan hasil. Hiks.
 @@@
Suasana yang semakin panas dengan perfomance dari Jubing Kristianto tidak disia-siakan oleh narasumber berikutnya yang juga pemusik, Dwi Santoso. Beliau bisa memainkan enam alat musik sekaligus, mulai harmonika hingga piano bass yang dirakit sendiri sehingga bisa dimainkan dengan kaki.
Dwi Santoso adalah pekerja pabrik yang mempunyai keahlian di bidang musik. Beliau memberikan lagu Rek Ayo Rek untuk membuka segmennya. Canggih!
Kepolosan dari Dwi Santoso membuat segmen terakhir ini sering memicu gerr, baik bagi Bung Andi dan semua penonton di studio. Saya benar-benar terhibur. Apalagi lagu Kapan-Kapan nya Koes Plus dimaenkan dengan ciamik oleh Dwi Santoso dengan koor dari semua penonton. Saya ikutan nyanyi loh ... Huahahaha!!
@@@
Sebuah malam yang terasa indah. Apalagi saya pulang dengan 2 (dua) buku, yaitu Kumpulan Cerpen Nyonya Percaya karya Jia Effendie (Jiaa ... tanda tangan dunk! hehe) dan Life Lessons, Membuat Impian jadi Kenyataan dari pengarang Chicken Soup for The Soul.
 Kebahagian saya lebih dari sekedar mendapatkan dua buah buku, namun saya seperti mendapatkan tambahan semangat untuk semakin banyak belajar tentang seni, entah nantinya saya akan kuliah lagi di bidang seni ataupun mengambil kursus di bidang seni. Seperti yang telah saya ungkapkan dalam postingan INI.
Seni terkadang memang penuh ketidakjelasan, namun dibalik itu tersimpan sebuah ketenangan dan kedamaian jiwa dalam hidup.
*setidaknya malam kemarin gak kalah serunya, meskipun saya gak bisa datang ke suprise birthday-nya Nugross di Plangi yang gencar banget di facebook^^. hehe.
**dan saya pun bisa pose najong di kursi narasumber kick andy, duh serasa jd artis trus diwawancarai sama Bung Andy ..-ngimpi- hahaha
 *kok malah kayak abis siaran insert siang - sapar herlambang mode on- huahahaa*
 | ding dong... absen dulu aaahhhh... bacanya ntar ya Nang, mau mengurusi MP kantor dulu ngahahahaha.. ;D |
 | kick sapar anda ga???
yg pertama daftar sayah!!!
*kaburrrr |
 | lo mao foto bareng jia ya??
entar gw bilangin orangnya ya,,gampang diatur itu |
 | /kick #multiply dansapar [enter] |
 | wew keren parrr
kapan neh loe jd narasumber...
*kayanya foto perlu bgt yah par, always availbele on your post :P*
|
 | ayo par! siapkan diri jadi narasumbet di kill Andy..... mo tayang tu program baru di tvOne |
 | cieee... yang muncul di tivi nasional. wajahnmu keliatan di kamera ga? Klo jia dia shoot lah, bukannya udah pernah foto bareng jia? itu loh yg waktu nonbar btw, itu jadi nobar ngga? *sok ngayal bisa ikutan* |
Comment deleted at the request of the author.
 | iya. walau belum tau jadwal pastinya, tapi ada semacam rasa bersalah bersenang-senang sebelum bersakit-sakit dahulu *sok lebay* PLAKKK!!!! |
 | busyet dh...ampe segitu inget nya detail acara semalm??? salut dh bang... tapi...bang kynya semlm grup kita paling heboh ya... tepuk tangan paling duluan... ketawa..paling keras kykny gk bakal dh masuk tipi... expresi kita tidak layak tayang wkwkwkwkw |
 | Wah...wajib nonton Kick andy episod yang ini nih.... ada Sapariyem nya wkwkwk |
 | waaaaaaaa ada Jubing nya............. gue suka banget sama musiknya dia.....sampe ngoleksi albumnya... |
 | eh aku telaat..maaf ngurusin tetek bengek kantor nih payah kali..
Mau jalan lagi gitu...Malang apa Bali yaa? bingung nih..
Ah gantiin aja mas yaa...hahaha |
 | eh presenter edisi spesial valentine..hahaha |
 | temen-temen, kalo nonton kick andy dua pekan lagi, kalo keliatan nyang punya blog ini, berarti aku juga keliatan, minimal separoh...hahaha |
 | iya mbak di postingan itu jg uda aq link kok udah jd contact jg^^ |
 | eh kmrin sempet nanya jg ke jubing, "kok mp nya jrg update"
dijwb dgn senyum aja
hihihihihihi |
 | Iya...makanya kerjaan loe kan gak berat tuh klo jadi asminnya Jubing... bisa numpang beken lagi wkwkwkwk |
 | minatnya ke seni apa?.... :) |
 | aku enggak ditag? ituuuu ada paling depaaannn
*lupa kalo ini bukan pesbuk* |
 | ngomong-ngomong, nama bokap gw Deddy Effendie, bukan Deddie Effendie :D hohoho |
 | cie temen gw artisss ngook |
 | Eniwei, tulisan yang lengkap dan informatif. Gw ga mungkin bisa mengulang kejadian kemaren dengan seksama dan mendalam seperti ini. Hwahwahwa..... |
 | nngguaya..ik sapar....salut..salut...hihihi..remaja uppss...dewasa gaul metropolitan..pelan2 par..ntar bakal ada tema remaja2 dengan blogger dan fashionista...dan bintang tamunya kamu ma diana rikasari...huehuehue |
 | oalah daku sensitif nyo dgn nama itu
huahahahhaha maap maap^^ |
 | dr semua narasumbernya aku cuma tau mas miroto oja. Itu yg maen opera jawa kan yak?? |
 | pinky pinky pinky boy..... =P |
 | alasan tidak diterima...buwahahahhahahhahahhahha |
 | hahahahahha,,, memerhatikan dgn seksama dan dalam tempo yg sesingkat singkat nya dan tetap dgn kesimpulan akhir,,itu PINK sodara sodara sebangsa setanah air =P |
 | im a pink lover but hate if male use pink! =) |
 | hahhahhaaa.... masi ngeles ajah! |
 | wkwkwkkwkwkwkw gua kn ga mau dibenci ira gara2 make kemeja pink huahahahhaa |
 | hahhahhaa... klo pake kaos dalem pink gpp lah ga kliatan :P |
 | Assalamu'alaikum cerita tentang adri sandra temanku sejak sd sampai sma, kita panggil dia ad kotik dodor, o ya lucuu... Judul fatimah dan hassan kan dr nama ibu bapaknya ooo tetap lucu tu anak ws |
| |